Nilai pasar pemain timnas Indonesia: Baggott naik 6 kali lipat - Rangkuman Seputar Sepak Bola Indonesia

Selasa, 13 Oktober 2026

Nilai pasar pemain timnas Indonesia: Baggott naik 6 kali lipat


Kesuksesan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 membawa dampak positif bagi nilai pasar sejumlah pemain Skuad Garuda.

Sejumlah pemain mengalami kenaikan banderol setelah tampil di turnamen yang digelar di Tanah Air tersebut.

Berkat performanya di lapangan saat membantu Timnas Indonesia meraih gelar juara turut mendongkrak nilai pasar mereka.

Berdasarkan data yang rangkum akun Instagram @seasiagoal, tercatat di Transfermarkt, kenaikan paling mencolok dialami bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott.

Nilai pasar pemain Millwall itu melonjak dari 200 ribu euro menjadi 1,2 juta euro. Artinya, banderol Baggott naik 1 juta euro atau mencapai enam kali lipat dari nilai sebelumnya.

Jika dikonversi ke rupiah, nilai pasar Baggott kini setara dengan sekitar Rp28,4 miliar.

Lonjakan tersebut tidak lepas dari kontribusi Baggott selama perjalanan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026.

Bek jangkung tersebut menjadi pahlawan penyeimbang kedudukan Timnas Indonesia menjadi 2-2 di tambahan waktu dan memaksa laga berlanjut hingga babak adu penalti, hingga akhirnya juara.

Di bawah Baggott, kiper Maarten Paes menempati posisi berikutnya dengan kenaikan nilai pasar sebesar 500 ribu euro, berkat penampilan solidnya saat melawan Malaysia.

Banderol Paes yang sebelumnya berada di angka 1,5 juta euro kini meningkat menjadi 2 juta euro.

Sementara itu, bek Nathan Tjoe-A-On juga mencatatkan kenaikan meski lebih banyak menghabiskan waktu sebagai pemain cadangan selama FIFA ASEAN Cup 2026.

Nilai pasar Nathan bertambah dari 450 ribu euro menjadi 700 ribu euro. 

Kenaikan tersebut menempatkannya di posisi ketiga dalam daftar pemain dengan lonjakan banderol tertinggi.

Adapun Justin Hubner melengkapi empat besar pemain dengan kenaikan nilai pasar terbesar. Setelah itu, daftar tersebut diisi tiga pemain Thailand, yakni Anan Yodsangwal, Peerawat Akratum, dan Jude Soonsup-Bell.

Menariknya, daftar 10 pemain dengan kenaikan nilai pasar tertinggi setelah FIFA ASEAN Cup 2026 hanya diisi pemain Timnas Indonesia dan Thailand.

Indonesia menjadi penyumbang terbanyak dengan enam pemain yang masuk dalam daftar tersebut.

Hal ini memperlihatkan bahwa sejumlah pemain Skuad Garuda mendapat peningkatan banderol setelah tampil di turnamen tersebut.

Namun, tidak semua pemain yang berperan penting dalam keberhasilan Indonesia menjadi juara mengalami kenaikan nilai pasar yang masuk dalam daftar 10 besar.

Kiper Emil Audero, misalnya, tidak tercantum dalam daftar tersebut meski menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Skuad Garuda meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 dengan melakukan tepisan di babak adu penalti.

Keberhasilan Timnas Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026 tersebut sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 35 tahun untuk meraih trofi di level senior.

Terakhir kali garuda juara yakni saat menyabet medali emas SEA Games tahun 1991.

Selain itu, gelar juara ini juga menjadi modal positif bagi Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027 yang digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027.

Di ajang tersebut, Timnas Indonesia tergabung di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Kini Timnas Indonesia masih memiliki satu kesempatan uji coba terkahir pada FIFA Matchday November 2026 sebelum bertarung di Asia.

Pelatih John Herdman sendiri telah mengonfirmasi bahwa Elkan Baggott dan kawan-kawan akan melakukan dua pertandingan uji coba di bulan November.

Identitas salah satu lawan yakni Yordania sudah terbongkar, sementara satu lawan lainnya belum diumumkan. (Tribunnews)

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda